July 16, 2026

Pembangunan Blok Gas Masela Dimulai, Prabowo: Harus Selesai Sesingkat-singkatnya

0
presiden-prabowo-subianto-1784189586867_169

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto bersyukur pembangunan proyek liquefied natural gas (gas alam cair) Abadi Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku, resmi dimulai setelah mandek 28 tahun. Prabowo menilai proyek ini sangat penting untuk mencapai ketahanan energi nasional. Ia pun meminta agar proyek tersebut selesai secepatnya.
“Saudara-saudara, pembangunan suatu bangsa adalah upaya kerja keras suatu bangsa, adalah perjalanan yang sangat jauh yang membutuhkan persatuan semua unsur, semua elemen. Dengan demikian, Proyek Strategis Nasional Abadi Masela ini merupakan suatu proyek yang sungguh sangat penting. Proyek ini hampir tiga dekade, tiga dasawarsa kita tunggu,” kata Prabowo saat peresmian proyekk gas Masela, dilihat di YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (16/7/2026).

Prabowo menegaskan pembangunan tidak boleh terhambat. Ia berharap pembangunan dapat selesai dalam waktu yang singkat.

“Tiga dekade, tiga dasawarsa rakyat menunggu. Alhamdulillah hari ini kita mulai pembangunan. Dan pembangunan tidak boleh terhambat, harus selesai dalam waktu sesingkat-singkatnya,” ujarnya.

Proyek raksasa di sektor migas ini berlokasi sekitar 170-180 km di sebelah barat daya Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Dikembangkan melalui skema Cost Recovery PSC oleh INPEX Masela Ltd selaku operator dengan kepemilikan saham mayoritas (65%), bermitra strategis dengan PT Pertamina (Persero) (20%) dan Petronas (15%). Nilai investasi proyek ini mencapai USD 20,9 miliar.

Proyek ini dirancang memproduksi 9,5 juta ton LNG per tahun (MTPA), menyalurkan gas pipa domestik sebesar 150 MMSCFD, serta menghasilkan kondensat sekitar 35 ribu barel per hari untuk mendukung kebutuhan energi nasional.

Setelah melalui proses pengembangan selama hampir tiga dekade sejak penandatanganan kontrak pada 1998, proyek ini akhirnya memasuki tahap konstruksi. Hingga awal Juli 2026, progres front end engineering design (FEED) telah mencapai 79,56 persen, melampaui target yang direncanakan, sementara berbagai perizinan strategis dan penyelesaian desain fasilitas utama terus berjalan sesuai dengan jadwal menuju final investment decision (FID) pada akhir 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *