PEKANBARU – Dugaan aksi pelecehan seksual terhadap seorang karyawan perempuan terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, pada Minggu malam (25/10/2026). Insiden memprihatinkan tersebut dilaporkan sempat terekam oleh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar area pengisian bahan bakar.
Peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 21.17 hingga 21.19 WIB. Kejadian bermula ketika seorang pria yang mengendarai mobil berwarna hitam datang ke lokasi untuk melakukan pengisian bahan bakar kendaraan. Sesuai prosedur operasional standar, petugas SPBU terlebih dahulu melakukan pemindaian kode batang (barcode) sebelum mengalirkan bahan bakar ke tangki mobil.
Ketegangan terjadi sesaat setelah proses pengisian selesai dan korban mendekati pintu kemudi untuk menyerahkan tablet serta kartu transaksi pembayaran. Korban dikejutkan dengan tindakan tidak senonoh dari pengemudi yang diduga sengaja menurunkan pakaian bawahnya di dalam kabin mobil. Menyadari hal tersebut, korban spontan menarik kembali alat transaksi dan melontarkan teguran keras atas tindakan pelecehan tersebut.
Korban sempat berteriak guna meminta pertolongan dari rekan kerja dan warga sekitar. Namun, situasi cuaca yang sedang turun hujan lebat membuat suara teriakan korban tidak terdengar jelas, serta posisi antrean kendaraan lain di belakang menghalangi pandangan saksi mata untuk melihat langsung visual di dalam mobil pelaku. Berdasarkan penuturan korban, pria misterius itu sebelumnya juga sempat mengisi bahan bakar di tempat yang sama pada pagi hari dengan menunjukkan gelagat yang mencurigakan.
Rangkaian rekaman CCTV pada menit krusial kini menjadi bukti petunjuk penting bagi manajemen SPBU dan otoritas terkait. Hingga saat ini, insiden dugaan pelanggaran kesusilaan tersebut tengah dikoordinasikan dengan pihak kepolisian setempat guna proses penyelidikan lebih lanjut, pemeriksaan saksi, serta pengidentifikasian identitas pemilik kendaraan melalui nomor pelat mobil pelaku.





