Darah di Balik Jas Putih: Dokter Spesialis di Cirebon Nekat Aniaya Perawat Gara-gara Cinta Ditolak

CIREBON — Dunia kesehatan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, diguncang aksi kekerasan brutal yang melibatkan tenaga medis. Seorang perawat wanita berinisial T (30), warga Kabupaten Majalengka, menjadi korban penganiayaan sadis yang diduga dilakukan oleh seorang dokter spesialis berinisial To di sebuah rumah sakit swasta tempat mereka bekerja.

​Insiden kelam yang terjadi pada Kamis (8/10/2026) ini diduga dipicu oleh persoalan asmara, di mana pelaku nekat melancarkan aksi kekerasannya lantaran cinta yang ditawarkan bertepuk sebelah tangan.

banner 336x280

​Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa bermula ketika korban mengalami serangkaian kekerasan fisik di dalam ruangan rumah sakit, mulai dari tamparan hingga hantaman keras di bagian hidung hingga mengeluarkan darah. Di tengah situasi tersebut, korban sempat memanfaatkan kelengahan pelaku yang pergi sejenak untuk mengambil tisu guna melarikan diri dan meminta pertolongan.

​Nahas, upaya pelarian korban gagal di tengah jalan. Saat hendak mengakses lift untuk kabur, pelaku mendapati keberadaan korban dan langsung menyeretnya kembali ke ruangan semula. Di sanalah aksi kekerasan yang lebih parah terjadi, di mana korban dilaporkan mendapat tendangan telak di bagian kepala hingga nyaris kehilangan kesadaran.

​Tidak terima atas perlakuan beringas tersebut, korban langsung mengambil langkah hukum dengan melaporkan insiden ini ke Polresta Cirebon pada Jumat (9/10/2026).

​Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Irfan Alireja, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyatakan bahwa perkara ini kini ditangani secara intensif oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Sejumlah pihak, mulai dari pelapor, terlapor, hingga para saksi di lokasi kejadian, telah dipanggil dan diperiksa untuk mengungkap tuntas motif serta rangkaian fakta di balik kasus penganiayaan ini.

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *