Lhokseumawe, ACEH — Rekaman kamera pengawas yang memperlihatkan dugaan tindakan tidak terpuji dua oknum petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Aceh Utara saat razia rokok ilegal menjadi sorotan.
Dalam rekaman tersebut, seorang petugas pria dan seorang petugas perempuan terlihat berada di sebuah toko ketika operasi pemberantasan rokok ilegal berlangsung. Salah satu momen dalam video kemudian memicu dugaan bahwa sebungkus rokok milik pedagang dimasukkan ke dalam saku petugas.
Peristiwa itu terjadi saat razia gabungan Satpol PP dan WH Aceh Utara bersama Bea dan Cukai Lhokseumawe di kawasan Keude Krueng Geukuh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Senin (10/8/2026).
Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP dan WH Aceh Utara, Faisal, membenarkan bahwa dua petugas yang terekam dalam video merupakan anggotanya. Keduanya diketahui berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, masing-masing berinisial T, laki-laki, dan M, perempuan.
Faisal mengaku telah meminta kedua petugas tersebut datang ke kantor untuk menjalani pemeriksaan.
Namun, pihaknya belum langsung menyimpulkan bahwa kedua anggota tersebut benar-benar mengambil atau menyimpan rokok milik pedagang. Menurut Faisal, posisi rokok dalam rekaman belum terlihat secara jelas.
“Belum bisa kita pastikan apakah benar dimasukkan ke saku atau justru terjatuh,” ujar Faisal.
Untuk memastikan kejadian sebenarnya, Satpol PP dan WH Aceh Utara akan meminta keterangan dari kedua petugas sekaligus pihak toko. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan fakta secara objektif sebelum menentukan bentuk sanksi.
Jika terbukti melakukan pelanggaran, kedua petugas tersebut terancam dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku bagi aparatur pemerintah. Hukuman dapat berupa teguran tertulis hingga pembinaan dengan penempatan di posko dalam jangka waktu tertentu.
Faisal menegaskan sanksi akan disesuaikan dengan tingkat pelanggaran yang terbukti.
Di tengah viralnya rekaman tersebut, Faisal juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat dan memastikan proses pemeriksaan akan dilakukan sesuai regulasi.
Razia Tanpa Pejabat Utama
Faisal mengungkapkan, operasi tersebut berlangsung ketika sejumlah pejabat utama Satpol PP dan WH Aceh Utara sedang berada di Banda Aceh untuk mengikuti ujian profiling ASN.
Akibatnya, kegiatan razia bersama Bea dan Cukai Lhokseumawe tersebut tidak didampingi pejabat utama dari Satpol PP dan WH Aceh Utara.
Kini, video yang beredar menjadi perhatian publik. Hasil pemeriksaan internal nantinya akan menentukan apakah aksi dalam rekaman tersebut merupakan pelanggaran disiplin atau hanya kesalahpahaman yang terekam kamera.








